Manajer riset APCI, Ridha Aditya Nugraha, mempresentasikan dua penelitiannya berjudul “National Implementation of ICAO Standards and Recommended Practices: Issues on Translation and Reference in Thailand and Indonesia” dan “European Union Emissions Trading Scheme Pertaining to Aviation Sector: Unfair Business for Airlines?“ di Amsterdam, Belanda. Risetnya yang pertama berkolaborasi dengan Lalin Kovudhikulrungsri, kandidat doktor di International Institute of Air and Space Law, Universiteit Leiden.

Workshop yang diselenggarakan pada 3-4 Juli 2017 dan bekerjasama dengan Airneth ini turut mengundang praktisi dan pakar transportasi udara dari berbagai disiplin ilmu, diantaranya Geert Boosten (eks-direktur Schiphol Airport, saat ini menjabat sebagai direktur aviasi Hogeschool van Amsterdam), Prof. Hans-Martin Niemeier (Hochschule Bremen), dan Prof. Frank Fichert (Hochschule Worms), dan Dr. Achim Czerny (Hong Kong Polytechnic University).

Dalam rangka menciptakan generasi dirgantara, Prof. I.B.R. Supancana yang juga merupakan ketua Dewan Penasihat APCI telah menyelenggarakan kelas hukum udara dan ruang angkasa selama lebih dari satu dekade. Sejak Januari 2017, Ridha Aditya Nugraha selaku manajer riset APCI telah diangkat menjadi dosen tamu di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya untuk turut mengajar pada kelas yang diselenggarakan setiap semester genap.

Pada Juni 2017, kelas ini meluluskan dua puluh tiga insan dirgantara muda.

Manajer riset APCI, Ridha Aditya Nugraha, mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pemateri pada Penataran Hukum Udara dan Humaniter TNI Angkatan Udara. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 12-14 Mei 2017 di Hotel Harper M.T. Haryono, Jakarta, Indonesia, ini diikuti oleh sekitar tiga puluh perwira TNI Angkatan Udara. Pada kesempatan ini Ridha Aditya Nugraha menjelaskan perihal kedaulatan negara di udara.