Our Team

Masing-masing anggota APCI memiliki latar belakang keilmuan yang beragam. Hal ini memperkaya perspektif APCI dalam memandang isu kedirgantaraan.

KK

Dr. Koesnadi Kardi adalah salah satu pendiri sekaligus ketua APCI. Ketika masih aktif berdinas di TNI Angkatan Udara, dirinya adalah seorang penerbang tempur yang telah mengantongi sekitar 3.500 jam terbang. Pesawat tempur terakhir yang pernah diterbanginya antara lain British Aerospace Hawk 200 dan OV-10F Bronco. Setelah pensiun dari TNI Angkatan Udara dengan pangkat terakhir Marsekal Muda sebagai Wakil Komandan Sesko TNI, beliau sempat dipercaya menjadi rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (2011-2014).

Menyelesaikan pendidikan doktoral dalam bidang sosiologi militer di Universitas Indonesia (2013); pascasarjana dalam bidang international studies di Royal College of Defence Studies, London – Inggris Raya (RCDS, 1998); dan pascasarjana dengan spesialisasi management science di Naval Postgraduate School, Monterey – Amerika Serikat (M.Sc., 1990). Beliau adalah sedikit dari perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang mengenyam pendidikan hingga tingkat doktoral.

Beberapa karya tulisnya mengenai air power hingga perkembangan militer Indonesia telah dipublikasikan di tanah air serta terpilih menjadi koleksi Australian National Library dan perpustakaan Universiteit Leiden, Belanda. Kini masih aktif menulis seputar kedirgantaraan dan mempromosikan konsep air power kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

Saat ini Dr. Koesnadi Kardi berkarya sebagai dosen tidak tetap dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi, antara lain Universitas Indonesia, Universitas Pertahanan Indonesia, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma dan Universitas Mercu Buana.

Dr. Koesnadi Kardi dapat dihubungi melalui koesnadi.kardi@apci.asia

RAN

Ridha Aditya Nugraha adalah manajer riset dan kebijakan APCI. Dirinya berafiliasi dengan German Aviation Research Society. Menyelesaikan pendidikan pascasarjana dengan spesialisasi hukum udara dan angkasa di International Institute of Air and Space Law, Universiteit Leiden (LL.M.) pada tahun 2015 dengan Beasiswa LPDP Kementerian Keuangan Republik Indonesia; dan sarjana dengan penjurusan hukum transnasional di Universitas Indonesia (S.H.). Sempat menjadi anggota European Centre for Space Law (2016-2017); anggota Netherlands Space Society (2014-2015); serta mengikuti ECSL Summer Course on Space Law and Policy yang diselenggarakan European Space Agency (ESA) di Caen, Perancis.

Beberapa hasil risetnya telah dipublikasikan pada jurnal ilmiah di Indonesia, Italia dan Jerman; memenangkan European Air Law Association (EALA) Prize 2015 yang dianugerahkan di Edinburgh, Skotlandia; serta terpilih untuk menerima Young Professional Scholarship dari Secure World Foundation, Amerika Serikat, untuk dipresentasikan pada the 67th IAF International Astronautical Congress 2016 di Guadalajara, Meksiko.

Saat ini berkarya dengan membangun Air and Space Law Studies pada International Business Law Program, Universitas Prasetiya Mulya; konsultan pada suatu firma hukum korporasi di ibu kota Jakarta; dosen tamu untuk mata kuliah hukum udara dan ruang angkasa di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta; serta tenaga ahli sekaligus pemateri di Institute of Air and Space Law Aerohelp, Saint Petersburg. Sejak 2018, dipercaya sebagai anggota dewan editor Thammasat Business Law Journal, Thailand. Sebelumnya sempat bekerja untuk maskapai penerbangan Uni Eropa yang berbasis di Schiphol, Amsterdam.

Ridha Aditya Nugraha dapat dihubungi melalui ra.nugraha@apci.asia

VS

Valentina Sahasra Kirana adalah peneliti APCI. Sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan pascasarjana dengan spesialisasi diplomasi pertahanan di Universitas Pertahanan (M.Si (Han)) pada tahun 2017; dan ilmu hubungan internasional di Universitas Indonesia (M.Si.) pada tahun 2015. Pendidikan sarjana ditempuhnya di kota Purwokerto, tempat ia dibesarkan, dengan penjurusan hukum internasional di Universitas Jenderal Soedirman (S.H.).

Berbekal kompetensi dan pengalaman yang dimilikinya, Valentina Sahasra Kirana banyak mendalami perihal isu ruang udara nasional, salah satunya mengenai pengambilalihan kontrol atas Natuna Flight Information Region dari berbagai sudut pandang keilmuan.

Valentina Sahasra Kirana dapat dihubungi melalui sahasra.kirana@apci.asia