Pendirian Pusat Studi National Air Power digagas pada 9 Januari 2019. Adalah Marsekal (Purn) Chappy Hakim, Prof. Makarim Wibisono dan Prof. I.B.R. Supancana yang menjadi lokomotif dibalik gagasan ini.

Pertemuan perdana yang mengumpulkan praktisi, akademisi serta wartawan dengan peminatan bidang kedirgantaraan berlangsung di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta. Kedepannya Pusat Studi National Air Power akan menjadi mitra Pemerintah Indonesia dengan memberikan gagasan serta solusi terhadap berbagai isu kedirgantaraan.

Segenap pengurus dan penasihat APCI, yakni Marsekal (Purn.) Chappy Hakim, Prof. I.B.R. Supancana, Dr. Yono Reksoprodjo, Dr. Tjahyo Tamtomo dan Ridha Aditya Nugraha – yang juga merupakan ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya – hadir pada pertemuan perdana ini.