Air and Space Law Studies – International Business Law Program, Universitas Prasetiya Mulya bersama 33 mahasiswa mengunjungi AirAsia Indonesia pada 14 November 2019. Dalam kesempatan ini, Ridha Aditya Nugraha yang juga merupakan manajer riset dan kebijakan APCI turut memaparkan perkembangan hukum udara terkini dalam lingkup ASEAN beserta implikasinya kepada maskapai penerbangan.

Kredit foto: Aldhanti Bodhihanna

The Chinese University of Hong Kong (CUHK) menyelenggarakan Conference on Aviation Law and Policy in Asia. Mengambil tempat di dua wilayah Hong Kong, yakni Bank of America Tower Central dan Shatin, tema yang diangkat ialah “Smart Regulation in Liberalized Markets”.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset dan kebijakan APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, memaparkan hasil penelitiannya berjudul “The Indonesian Aviation Sector in the Realms of Liberalisation: The Long and Winding Road”.

Kegiatan yang diselenggarakan pada 1-2 November 2019 ini juga menampilkan pembicara dari International Air Transport Association (IATA) Asia-Pacific, AirAsia, China Airlines, Vietnam Airlines, Clyde & Co Law Firm, Stephenson Harwood Law Firm, CDB Aviation, Orient Aviation, South China Morning Post, serta beberapa universitas Asia.

Kredit foto: CUHK

European Union Aviation Safety Agency (EASA) menyelenggarakan ARISE Plus Civil Aviation Enhance Passenger Protection Workshop III di Yangon, Myanmar. Kegiatan yang diselenggarakan pada 9-11 Oktober 2019 bertujuan meningkatkan pemahaman otoritas penerbangan sipil negara anggota ASEAN perihal hak dan perlindungan penumpang; kemudian secara bersama-sama mengupayakan peningkatkan perlindungan terhadap penumpang, baik melalui legislasi nasional maupun ratifikasi konvensi internasional termutakhir – the Montreal Convention of 1999.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset dan kebijakan APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, dipercaya menjadi salah satu instruktur EASA serta ahli perlindungan penumpang ASEAN.

Delegasi sembilan negara anggota ASEAN, kecuali Brunei Darussalam, ASEAN Secretariat, perwakilan International Air Transport Association (IATA) Cabang Geneva dan Singapura, serta perwakilan maskapai penerbangan Myanmar menghadiri workshop ini.

Kredit foto: ARISE Plus Civil Aviation

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset dan kebijakan APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, mempresentasikan penelitiannya berjudul “Seamless Air Connectivity in ASEAN: Reviewing Airline Ownership and Control Rules” di Universitas Andalas, Padang, Indonesia.

International Conference on ASEAN bertema “Towards a Better ASEAN” diselenggarakan pada 5-6 September 2019.

Kredit foto: International Conference on ASEAN, Universitas Andalas

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset dan kebijakan APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, bersama Shannon Suryaatmadja, Vicia Sacharissa, dan Konrardus Elias Liat Tedemaking mempresentasikan penelitiannya berjudul “Hak Negara Berkembang Terkait Fenomena Pertambangan Antariksa: Menguji Cetak Biru Kegiatan Keantariksaan Indonesia” di Universitas Padjajaran, Bandung, Indonesia.

Seminar nasional ini diselenggarakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bersama dengan Universitas Padjajaran pada 13-14 Agustus 2019.

Kolonel (Sus) Lidia Rina, Kepala Hukum Kohanudnas TNI Angkatan Udara, tengah menulis disertasi bertemakan kedaulatan negara di ruang udara. Focus group discussion diselenggarakan pada 29 Juli 2019 di Universitas Pertahanan dengan mengundang Ridha Aditya Nugraha, manajer riset dan kebijakan APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, selaku narasumber.

Lion Air Group menyelenggarakan seminar di Lion Operation Center, Tangerang. Kegiatan internal yang diselenggarakan pada 29 Juli 2019 merupakan upaya meningkatkan perlindungan penumpang maskapai penerbangan.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset dan kebijakan APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, dipercaya menjadi pemateri pada seminar ini.

Kredit foto: Lion Air Group

Pusat Studi Air Power Indonesia berkempatan melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada 23 Juli 2019. Diterima langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beserta jajaran, Pusat Studi Air Power Indonesia menyampaikan temuan dan rekomendasi atas isu terkini dunia penerbangan nasional.

Segenap anggota APCI, yaitu Marsekal (Purn.) Chappy Hakim, Prof. Makarim Wibisono, Prof. I.B.R. Supancana, dan Ridha Aditya Nugraha – juga mewakili Air and Space Law Studies International Business Law Program Universitas Prasetiya Mulya, turut aktif mengawal kebijakan dunia kedirgantaraan nasional.

Pusat Studi Air Power Indonesia menyelenggarakan pertemuan ketujuh di Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia.

Segenap pengurus APCI yakni Marsekal (Purn.) Chappy Hakim, Marsda (Purn.) Dr. Koesnadi Kardi, Prof. Makarim Wibisono, Prof. I.B.R. Supancana dan Ridha Aditya Nugraha dipercaya menjadi pemateri pada kegiatan ini.

Pertemuan yang diselenggarakan pada 17 Juli 2019 ini turut menghadirkan para pemangku kepentingan dunia penerbangan nasional, baik praktisi, konsultan maupun akademisi bidang kedirgantaraan. Salah satu topik pembahasan utama ialah persoalan tingginya harga tiket penerbangan domestik beserta upaya menemukan solusi secara holistik. Solusi dan rekomendasi yang disepakati bersama kemudian diteruskan kepada Pemerintah.

Kredit foto: Nurcholis Anhari Lubis

 

TNI Angkatan Udara menyelenggarakan penataran hukum internasional, hukum udara dan ruang angkasa bagi perwira dan PNS Golongan III di Hotel Harper M.T. Haryono, Jakarta, Indonesia.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset dan kebijakan APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, dipercaya menjadi salah satu pemateri pada kegiatan ini.

Penataran yang diselenggarakan pada 26-28 Maret 2019 ini turut menghadirkan para pemangku kepentingan dunia kedirgantaraan nasional sebagai pemateri.