Lion Air Group menyelenggarakan seminar di Lion Operation Center, Tangerang. Kegiatan internal yang diselenggarakan pada 29 Juli 2019 merupakan upaya meningkatkan perlindungan penumpang maskapai penerbangan.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset dan kebijakan APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, dipercaya menjadi pemateri pada seminar ini.

Pusat Studi Air Power Indonesia berkempatan melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada 23 Juli 2019. Diterima langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beserta jajaran, Pusat Studi Air Power Indonesia menyampaikan temuan dan rekomendasi atas isu terkini dunia penerbangan nasional.

Segenap anggota APCI, yaitu Marsekal (Purn.) Chappy Hakim, Prof. Makarim Wibisono, Prof. I.B.R. Supancana, dan Ridha Aditya Nugraha – juga mewakili Air and Space Law Studies International Business Law Program Universitas Prasetiya Mulya, turut aktif mengawal kebijakan dunia kedirgantaraan nasional.

Pusat Studi Air Power Indonesia menyelenggarakan pertemuan ketujuhnya di Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia.

Segenap pengurus APCI yakni Marsekal (Purn.) Chappy Hakim, Marsda (Purn.) Dr. Koesnadi Kardi, Prof. Makarim Wibisono, Prof. I.B.R. Supancana dan Ridha Aditya Nugraha dipercaya menjadi pemateri pada kegiatan ini.

Pertemuan yang diselenggarakan pada 17 Juli 2019 ini turut menghadirkan para pemangku kepentingan dunia penerbangan nasional, baik praktisi, konsultan maupun akademisi bidang kedirgantaraan. Salah satu topik pembahasan utama ialah persoalan tingginya harga tiket penerbangan domestik beserta upaya menemukan solusi secara holistik.

Kredit foto: Nurcholis Anhari Lubis

 

TNI Angkatan Udara menyelenggarakan penataran Hukum Internasional, Hukum Udara dan Ruang Angkasa bagi perwira dan PNS Golongan III di Hotel Harper M.T. Haryono, Jakarta, Indonesia.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, dipercaya menjadi salah satu pemateri pada kegiatan ini.

Penataran yang diselenggarakan pada 26-28 Maret 2019 ini turut menghadirkan para pemangku kepentingan dunia penerbangan nasional sebagai pemateri.

ASEAN Aviation Integration Platform (AAIP) IKMAS Universiti Kebangsaan Malaysia menyelenggarakan focus group discussion di Bangi, Malaysia. Tema yang diangkat ialah “ASEAN Ownership and Control Liberalisation”.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, memaparkan hasil penelitiannya beserta rekomendasi kebijakan untuk ASEAN dan Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan pada 13 Maret 2019 ini turut dihadiri oleh maskapai penerbangan dan beberapa pusat riset maupun universitas negara anggota se-ASEAN – diantaranya Filipina, Indonesia, Malaysia dan Thailand,

Kredit foto: AAIP

Pendirian Pusat Studi Air Power Indonesia digagas pada 9 Januari 2019. Adalah Marsekal (Purn) Chappy Hakim, Prof. Makarim Wibisono dan Prof. I.B.R. Supancana yang menjadi lokomotif dibalik gagasan ini.

Pertemuan perdana yang mengumpulkan praktisi, akademisi serta wartawan dengan peminatan bidang kedirgantaraan berlangsung di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta. Kedepannya Pusat Studi Air Power Indonesia akan menjadi mitra Pemerintah Indonesia dengan memberikan gagasan serta solusi terhadap berbagai isu kedirgantaraan.

Segenap pengurus dan penasihat APCI, yakni Marsekal (Purn.) Chappy Hakim, Prof. I.B.R. Supancana, Dr. Yono Reksoprodjo, Dr. Tjahyo Tamtomo dan Ridha Aditya Nugraha – yang juga merupakan ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya – hadir pada pertemuan perdana ini.

ASEAN Aviation Integration Platform (AAIP) IKMAS Universiti Kebangsaan Malaysia menyelenggarakan seminar di Bangi, Malaysia. Tema yang diangkat ialah “Aircraft Airworthiness and Challenges in Ensuring Commonality of Regulations within ASEAN”.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, mempresentasikan hasil penelitiannya beserta rekomendasi kebijakan untuk ASEAN dan Indonesia.

Seminar yang diselenggarakan pada 19-21 Desember 2018 ini turut dihadiri oleh otoritas penerbangan sipil Malaysia serta perwakilan beberapa maskapai penerbangan.

Kredit foto: AAIP

European Aviation Safety Agency (EASA) menyelenggarakan ARISE Plus Civil Aviation Passenger Protection Workshop di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Pelatihan yang diadakan pada 4-6 Desember 2018 bertujuan meningkatkan pemahaman otoritas penerbangan sipil negara anggota ASEAN perihal hak dan perlindungan penumpang; kemudian secara bersama-sama meningkatkan kualitas legislasi nasional, baik sehubungan penerbangan domestik maupun internasional.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset dan kebijakan APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, dipercaya menjadi salah satu instruktur serta ahli hukum udara untuk ASEAN.

Delegasi enam negara anggota ASEAN, yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, menghadiri workshop ini.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, mempresentasikan penelitiannya yang berjudul “Mempererat Regional ASEAN Melalui Kegiatan Keantariksaan” di Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia.

Seminar nasional ini diselenggarakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bersama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga pada 6 Agustus 2018.

Ridha Aditya Nugraha, manajer riset APCI sekaligus ketua Air and Space Law Studies Universitas Prasetiya Mulya, mempresentasikan penelitiannya yang berjudul “Airline Control and Ownership Rules: The ASEAN Open Skies Story” di Bremen, Jerman.

Workshop yang diselenggarakan pada 22-23 Juni 2018 dan bekerjasama dengan Airneth, Bremen Airport serta Università degli Studi di Bergamo ini turut mengundang praktisi dan pakar transportasi udara dari berbagai disiplin ilmu, diantaranya Prof. Hans-Martin Niemeier (Hochschule Bremen), Prof. Kenneth Button (George Mason University), Prof. Gianmaria Martini (Università degli Studi di Bergamo), Jon Howell (AviaDev Africa), Joan Miquel Vilardell (ALG Barcelona), Christian Bontemps (ENAC), Mike Tretheway (InterVISTAS Vancouver), Ian Kincaid (InterVISTAS London), and Cathal Guiomard (Dublin City University).